Sorong, – Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Papua Barat Densus 88 Antiteror (AT) Polri menggelar kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sorong, Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang terintegrasi dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini diikuti oleh sekitar 275 siswa-siswi baru.

Acara dibuka langsung oleh Kasatgaswil Papua Barat Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Gede Suardana, S.Pd., M.M. Sosialisasi kali ini mengusung tema “Pencegahan Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di Lingkungan Pelajar”, sebuah topik yang dinilai sangat relevan dengan tantangan generasi muda di era digital saat ini.

Hadir sebagai narasumber, Briptu Halim Hanafi memaparkan materi secara interaktif mengenai ciri-ciri awal munculnya paham intoleran dan radikal. Ia membagikan strategi pencegahannya melalui penguatan karakter, peningkatan literasi digital, serta pembinaan sikap moderat di lingkungan sekolah.

Briptu Halim juga mengajak ratusan pelajar yang hadir diajak untuk memahami pentingnya nilai-nilai Pancasila, semangat kebhinekaan, dan peran nyata mereka dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Pelajar memiliki tanggung jawab moral sebagai agen perubahan. Kalian harus mampu membawa pesan perdamaian dan menjaga sikap moderat di lingkungan sekolah maupun media sosial,” ujar Briptu Halim.

Kepala Sekolah MAN Kota Sorong, Bapak Mustahid, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, pembekalan ini memberikan panduan praktis bagi para murid agar lebih bijak menyaring informasi di dunia maya sekaligus memperkokoh nilai-nilai Pancasila dan semangat kebhinekaan. Antusiasme juga terlihat dari aktifnya para siswa dalam sesi tanya jawab dan diskusi penutup.

Melalui sinergi kuat antara pihak sekolah dan Tim Pencegahan Satgaswil Papua Barat ini, diharapkan dapat tumbuh kesadaran ideologis dan semangat nasionalisme yang kokoh. Langkah strategis ini menjadi modal penting untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter kuat, toleran, dan berkomitmen penuh menjaga kedaulatan bangsa dari ancaman radikalisme.

(Red/Rezha LDD)