Kabupaten Cirebon – Sejumlah spanduk bernada sindiran dan protes terlihat terpasang di sepanjang Jalan Astapada, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Spanduk tersebut diduga merupakan bentuk kekecewaan warga terhadap kondisi jalan yang dinilai bermasalah dan membahayakan pengguna jalan.
Dalam dokumentasi yang beredar, terlihat beberapa tulisan mencolok seperti “Anda Memasuki Wilayah Jebakan Batman”, “Areh Diberes BLI?!! To Neko Non666on Wong Blah”, hingga “Pajak Lancar Dalane Ambyar #Gak Bahaya Tah”. Kalimat-kalimat tersebut menggambarkan kritik tajam terhadap kondisi jalan yang rusak dan dinilai tidak kunjung diperbaiki.
Fenomena pemasangan spanduk protes seperti ini bukan pertama kali terjadi di wilayah Cirebon. Sebelumnya, warga di beberapa daerah juga melakukan aksi serupa sebagai bentuk protes terhadap jalan rusak yang dianggap membahayakan keselamatan pengguna jalan. Aksi tersebut sering menjadi simbol kekecewaan masyarakat terhadap lambannya penanganan infrastruktur .
Berdasarkan informasi yang beredar, kondisi jalan di lokasi tersebut disebut berlubang, tidak rata, serta minim penerangan pada malam hari. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas.
Sejumlah warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan. Selain demi kenyamanan, perbaikan jalan juga dinilai penting untuk mengurangi potensi kecelakaan serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tindak lanjut perbaikan di Jalan Astapada tersebut.

