Bengkulu – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., OLY., memberikan penghargaan berupa hadiah umroh dan ziarah rohani kepada personel yang menunjukkan prestasi serta memiliki kedisiplinan dalam menjalankan ibadah. Penghargaan tersebut diserahkan saat Apel Gabungan Personel Polda Bengkulu di Lapangan Anton Soedjarwo, Senin (2/11/2026).

Apel gabungan tersebut diikuti Wakapolda Bengkulu, Irwasda Polda Bengkulu, para pejabat utama, para Kabag, Wadir, Kasubdit, Kasubbid Satker Polda Bengkulu, serta seluruh personel yang terdiri dari Pamen, Pama, Bintara, Tamtama dan ASN Polda Bengkulu.

Dalam kesempatan itu, Kapolda memberikan hadiah umroh kepada Iptu Sumanto, S.H., yang bertugas di Polres Seluma. Sementara itu, penghargaan berupa ziarah rohani diberikan kepada Ipda Edi Marganda Sihotang dari Biddokkes Polda Bengkulu. Penyerahan apresiasi tersebut dilakukan secara langsung oleh Kapolda saat memimpin apel pagi.

Mengawali arahannya, Kapolda menyampaikan rasa syukur sekaligus penghargaan atas dedikasi dan pelaksanaan tugas seluruh personel sepanjang Oktober 2026. Ia menilai kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Bengkulu secara umum masih terpelihara dengan baik.

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT, atas kerja keras rekan-rekan semua, situasi Kamtibmas dapat kita jaga dengan baik,” ujar Kapolda Bengkulu dalam amanatnya.

Memasuki November 2026, Kapolda menyampaikan sejumlah arahan penting yang harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh satuan kerja. Salah satu perhatian utama adalah pelaksanaan Program Polisi Bersama Masyarakat (PBM).

Ia mengingatkan agar program tersebut tidak sekadar dijalankan sebagai kegiatan seremonial atau hanya berorientasi pada dokumentasi. Seluruh anggota diminta benar-benar membangun kedekatan dengan masyarakat, hadir di tengah warga, serta mendengarkan dan menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan.

Selain itu, Kapolda meminta penguatan fungsi deteksi dini dan pengawasan aktivitas di ruang digital. Fungsi Intelijen diinstruksikan untuk terus memperbarui pemetaan wilayah rawan, sedangkan Bidhumas diminta meningkatkan pemantauan terhadap penyebaran informasi bohong, provokasi, maupun ajakan aksi melalui media sosial.

Dalam aspek penegakan hukum, pemberantasan peredaran narkoba dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) juga menjadi prioritas. Ditresnarkoba diminta melakukan pemetaan jaringan peredaran narkotika serta mengambil tindakan tegas tanpa membedakan pihak yang terlibat. Sementara itu, Ditreskrimum diharapkan meningkatkan upaya penyelidikan dan pengungkapan jaringan pencurian kendaraan bermotor.

Kapolda turut memberikan perhatian terhadap agenda Pilkades Serentak 2026 yang akan berlangsung di 74 desa dengan total 153 tempat pemungutan suara (TPS) pada tiga kabupaten. Pelaksanaannya dijadwalkan di Kabupaten Kepahiang pada 9 November, Kabupaten Lebong pada 16 November, dan Kabupaten Mukomuko pada 22 November 2026.

Untuk mendukung kelancaran agenda tersebut, Karoops diminta segera melakukan koordinasi terkait kesiapan personel serta menyusun pola pengamanan yang tepat pada setiap tahapan pelaksanaan Pilkades.

Arahan berikutnya berkaitan dengan penerapan Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 mengenai larangan penggunaan vape atau rokok elektrik bagi seluruh personel Polri. Ketentuan tersebut berlaku baik di lingkungan kedinasan maupun di luar tempat kerja, termasuk bagi tamu dan pengunjung.

Pada penghujung apel, Kapolda juga menyampaikan hasil penilaian Lomba Kebersihan Markas Komando (Mako) dan Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Polda Bengkulu.

Bidkeu berhasil menempati posisi pertama dengan perolehan nilai 89. Posisi kedua diraih Bidpropam dengan nilai 88, sedangkan Ditlantas berada di peringkat ketiga dengan nilai 86.

Di sisi lain, Ditreskrimum mendapatkan perhatian khusus setelah memperoleh nilai terendah, yakni 58. Kapolda meminta satuan kerja tersebut segera melakukan pembenahan dan meningkatkan kebersihan lingkungan kerjanya.

Menutup amanatnya, Kapolda kembali mengingatkan seluruh anggota agar menjaga kedisiplinan, integritas, serta melaksanakan setiap tanggung jawab dengan penuh keikhlasan. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan pekerjaan sebagai bentuk pengabdian dan ibadah.

“Saya minta seluruh personel melaksanakan setiap arahan dengan penuh tanggung jawab. Tingkatkan disiplin, jaga integritas, dan pelihara kebersihan lingkungan kerja. Laksanakan setiap tugas dengan ikhlas dan jadikan sebagai ibadah,” tutup Kapolda.

(Bidhumas)