Raja Ampat, – Ada pemandangan tidak biasa di Polres Raja Ampat menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Jika biasanya para perwira polisi tampil tegas dengan seragam dinas saat mengamankan wilayah, kali ini Kapolres Raja Ampat, para Pejabat Utama (PJU), hingga Kapolsek jajaran justru harus berjibaku dengan wajan dan spatula dalam lomba memasak nasi goreng. Jum’at, (19/6/2026).
Ajang adu kreativitas dapur yang berlangsung meriah ini diinisiasi langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Raja Ampat sekaligus Ketua Panitia, Ny. Elsye Tegai. Sebanyak 14 peserta ditantang untuk meracik nasi goreng terbaik dengan penilaian yang menitikberatkan pada tiga aspek utama: cita rasa, kerapian, dan keunikan tampilan.
“Dalam merayakan Hari Bhayangkara ke-80, lomba memasak nasi goreng ini bukan sekadar ajang seru-seruan, tetapi juga cara kami mempererat kebersamaan. Di balik ketegasan seragam dinas dalam menjalankan tugas, personel Polri terbukti juga piawai dan kreatif di dapur,” ujar Ny. Elsye.
Sambil bercanda, Ny. Elsye menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi pembekalan tersendiri bagi para suami. “Keahlian ini diharapkan sangat berguna agar para suami bisa memasak sendiri di dapur. Mengingat tugas mereka sebagai anggota Polri sering kali membuat mereka harus ditempatkan jauh dari keluarga,” imbuhnya.
Suasana di lokasi perlombaan pun pecah oleh gelak tawa. Candaan antarkomandan saling bersahutan saat para perwira polisi ini mulai menunjukkan jurus memasak andalan mereka. Berbagai kreasi unik lahir di atas piring, mulai dari nasi goreng bertabur sosis hingga hiasan telur yang estetik. Di pinggir lapangan, para penonton tak henti-hentinya bersorak memberikan dukungan.
Penilaian dilakukan secara ketat oleh tim juri yang terdiri dari Brigadir Arummi dan Ny. Anicke. Ada tiga kriteria utama yang menjadi acuan penilaian, yaitu cita rasa, kerapihan, dan keunikan.
Setelah melalui proses penilaian yang sengit, Kasat Narkoba Iptu I Made Ariawan, S.H., keluar sebagai Juara 1 dengan raihan nilai tertinggi sebesar 390. Posisi Juara 2 diraih oleh Kapolsek Waigeo Utara Iptu Pit Yunus Dimara dengan nilai 280. Sementara itu, Kapolres Raja Ampat AKBP Jems Oktovianus Tegai, S.I.K., menduduki Juara 3 dengan total nilai 270.
Meski digelar secara sederhana, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Lomba ini sukses menumbuhkan semangat baru sekaligus mempererat tali silaturahmi serta kekompakan di internal Polres Raja Ampat.
(Red/Rezha LDD)

