Jakarta. – Puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, pada Minggu (12/7/2026), menjadi momentum penting yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto dan deretan tokoh elite nasional. Di antara para tamu kehormatan, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo tampil kompak bersama empat pimpinan lembaga pertahanan, keamanan, dan penegak hukum negara lainnya.
Kehadiran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di tengah pelaku koperasi Indonesia ini menegaskan dukungan penuh Korps Bhayangkara terhadap stabilitas dan penguatan ekonomi kerakyatan. Mengenakan batik bermotif khas, Kapolri menyempatkan diri berfoto bersama dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menko Politik dan Keamanan Jenderal (Purn) Djamari Chaniago, serta Kepala BIN Letjen (Purn) Muhammad Herindra. Kehadiran kelima jenderal dan petinggi hukum ini mencerminkan soliditas pengamanan negara dalam mengawal kebangkitan ekonomi nasional melalui koperasi.
Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran menterinya dan para pimpinan lembaga yang hadir, termasuk Kapolri. Presiden menegaskan bahwa Kabinet Merah Putih diisi oleh putra-putri terbaik bangsa.
“Kabinet saya ini orang-orang hebat, putra-putri terbaik Indonesia. Saya di sini berdiri di depan saudara sekalian, kalau tidak ada mereka saya tidak bisa berdiri di sini sekarang,” ujar Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa koperasi merupakan sokoguru utama perekonomian nasional yang harus diperkuat tanpa harus meminggirkan sektor usaha lain. Ia optimistis koperasi akan membawa Indonesia bangkit menjadi negara mandiri dan kaya.
“Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain. No! Kita perkuat, Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit,” tegasnya.
Dukungan penuh pemerintah ini disambut hangat oleh Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bambang Haryadi. Ia menyebut di sektor koperasi baru kali ini mendapatkan perhatian serius di era pemerintahan sekarang.
“Baru dalam pemerintahan Bapak Presiden gerakan koperasi di Indonesia mendapat perhatian dan menjadi program prioritas ekonomi masyarakat,” ujar Ketum Dekopin.
Selain kelima petinggi lembaga pertahanan dan aparat penegak hukum tersebut, hadir pula sejumlah menteri, mulai dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, CEO Danantara Rosan Roeslani. Lalu, tampak Menteri Agama Nasaruddin Umar, Ketua DPD Sultan Baktiar Najamuddin, Ketua Umum Dekopin Bambang Haryadi, Ketua Dewan Penasihat Dekopin sekaligus KSAD TNI Jenderal Maruli Simanjuntak, Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar.
(Red/Rezha LDD)

