Sampit – Dedikasi dan pengorbanan personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam penanganan Karhutla patut diacungi jempol.
Seorang personel yaitu Aipda Yadi Supiandi yang ditugaskan dalam pemadaman BKO Polres Kotim mengalami sesak napas akibat pekatnya asap saat berjibaku memadamkan api di lapangan dan langsung dievakuasi ke IGD RSUD dr. Murjani Sampit, pada Selasa (15/9) kemarin.
Dalam momen tersebut terlihat, personel yang masih mengenakan sepatu boot penuh lumpur gambut dengan sigap membantu memasangkan oksigen kepada rekannya yang terbaring lemas di atas brankar.
Aksi saling peduli antar personel ini menjadi bukti soliditas dan jiwa korsa personel Polda Kalteng saat bertugas di lapangan.
Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, personel tersebut kelelahan dan mengalami gangguan pernapasan setelah berjam-jam berjibaku memadamkan karhutla.
“Personel kita mengalami sesak napas karena terpapar asap tebal saat pemadaman. Namun tidak menyurutkan semangat personel dalam mengemban tugas negara dan demi kemanusiaan,” ujar Kombes Budi, Rabu (16/9/2026).
Saat ini personel tersebut telah mendapatkan perawatan intensif dari tim medis dan kondisinya berangsur membaik.
“Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir dengan pengorbanan jiwa dan raga demi melindungi masyarakat dan kelestarian lingkungan dari bahaya Karhutla,” demikian Kabidhumas.
(Bidhumas)

