Jakarta, – Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, akhirnya tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (20/7) malam. Lalu Ahmad Zaini digelandang petugas setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pantauan di lokasi menunjukkan Ahmad Zaini tiba sekitar pukul 21.59 WIB dengan pengawalan ketat. Mengenakan masker, sang bupati hanya bisa tertunduk lesu dan bungkam seribu bahasa saat dicecar pertanyaan oleh awak media ketika melangkah masuk ke ruang pemeriksaan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa operasi senyap kali ini menjaring total 19 orang. Dari belasan orang tersebut, tujuh orang termasuk Bupati Ahmad Zaini langsung diterbangkan ke Jakarta malam ini untuk menjalani pemeriksaan intensif.

“Pihak-pihak yang diamankan mulai dari pagi ini, termasuk Bupati yang ditangkap di rumah dinasnya. Pihak lain juga diciduk di beberapa lokasi berbeda di Lombok Barat,” ujar Budi. Sebelum diterbangkan ke ibu kota, para terperiksa sempat menjalani pemeriksaan awal di Mako Brimob Lombok Barat.

“Pihak-pihak yang diamankan mulai dari pagi ini, termasuk Bupati yang ditangkap di rumah dinasnya. Pihak lain juga diciduk di beberapa lokasi berbeda di Lombok Barat,” ujar Budi. Sebelum diterbangkan ke ibu kota, para terperiksa sempat menjalani pemeriksaan awal di Mako Brimob Lombok Barat.

Kasus yang menjerat Lalu Ahmad Zaini ini diduga kuat berkaitan dengan suap dan gratifikasi pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Dalam operasi tersebut, tim penindak KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah serta sejumlah dokumen yang menguatkan adanya praktik lancung tersebut.

(Red/Rezha LDD)