Palangka Raya – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan, secara resmi membuka kegiatan Pembinaan Pencegahan Radikalisme dan Intoleransi bagi personel Polri, bertempat di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan pembinaan ini diikuti oleh personel dari seluruh satuan kerja di jajaran Polda Kalteng.

Dalam sambutannya, Kapolda Kalteng Irjen Iwan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis Polri untuk meningkatkan pemahaman, kewaspadaan, serta memperkuat ideologi kebangsaan di tengah maraknya ancaman paham radikal dan sikap intoleran yang dapat memecah persatuan bangsa.

“Radikalisme dan intoleransi adalah ancaman nyata bagi keutuhan NKRI. Sebagai anggota Polri, kita harus menjadi garda terdepan dalam menangkal paham tersebut. Jangan sampai personel Polri sendiri terpapar, apalagi lingkungan keluarga dan masyarakat,” tegas Irjen Iwan di hadapan peserta.

Kapolda menekankan pentingnya bagi setiap personel untuk mampu mengenali ciri-ciri penyebaran paham radikal, baik secara langsung maupun melalui media sosial, serta bersikap bijak, kritis, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Melalui kegiatan ini, personel mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mengenali potensi penyebaran paham radikalisme dan intoleransi, termasuk dalam lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari,” katanya.

Kapolda menegaskan bahwa Pembinaan juga menjadi sarana untuk memperkuat sikap bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam menyikapi informasi serta berbagai pengaruh yang berkembang di masyarakat.

“Dengan adanya pembinaan ini, Polda Kalteng berkomitmen untuk menciptakan personel yang tidak hanya profesional dalam tugas, tetapi juga memiliki ketahanan ideologi yang kuat, toleran, dan menjadi pelopor persatuan di tengah masyarakat demi mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan harmonis di Bumi Tambun Bungai,” tutup Kapolda.

(adji/supri).