Raja Ampat, – Usai resmi membuka Festival Pesona Raja Ampat 2026, Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Kemendagri, Irjen Pol. Edfrie Richard Maith, S.I.K., langsung bergerak cepat. Pada Kamis (15/10/2026), beliau mewakili Ny. Tri Tito Karnavian membuka kegiatan pelatihan Wanita Selam Indonesia (WASI) sekaligus membagikan bantuan keselamatan bagi masyarakat lokal.
Langkah ini menjadi komitmen nyata pemerintah dalam meningkatkan standar keselamatan dan pelayanan pariwisata di surga bawah laut dunia tersebut. Dalam acara ini, sebanyak 150 life jacket (jaket keselamatan) disalurkan kepada para nelayan dan Asosiasi Homestay di Raja Ampat, di mana 15 unit di antaranya diserahkan secara simbolis.
Penyerahan simbolis pertama dilakukan langsung oleh Irjen Pol. Edfrie Richard Maith kepada perwakilan Asosiasi Homestay. Langkah ini kemudian diikuti oleh Wakil Bupati Raja Ampat, Mansyur Syahdan, yang menyerahkan jaket keselamatan kepada perwakilan nelayan setempat.
Mencetak Pemandu Selam Profesional Berstandar Internasional
Dalam arahannya, Irjen Pol. Edfrie Richard Maith menekankan pentingnya peningkatan kualitas para pemandu wisata (tour guide) agar tampil lebih profesional. Menurutnya, sebagai destinasi global, pemandu di Raja Ampat tidak hanya melayani wisatawan domestik, melainkan harus siap menyambut dan mendampingi wisatawan internasional dengan standar pelayanan terbaik.
“Mereka akan mendampingi dan melayani bukan hanya wisatawan lokal, tetapi juga harus mengerti cara mendampingi wisatawan internasional,” ujar Edfrie Maith tegas.
Menariknya, pelatihan pemandu selam ini dikhususkan bagi Orang Asli Raja Ampat (OAR). Program strategis ini diarahkan langsung oleh Ketua Wanita Selam Indonesia (WASI), Ny. Tri Tito Karnavian, guna memastikan transfer ilmu dan pemberdayaan masyarakat lokal berjalan optimal.
“Diharapkan kegiatan ini dapat menunjang pariwisata selam, khususnya di Raja Ampat, agar menjadi lebih baik lagi ke depannya,” ujar Irjen Pol. Edfrie Richard Maith optimistis.
Melalui sinergi antara BNPP, WASI, dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta lokal yang siap menjaga sekaligus mempromosikan kekayaan maritim Raja Ampat ke kancah dunia.
(Red/Rezha LDD)

